'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Dinamika Organisasi Aisyiyah dalam Bidang Pendidikan dan Perubahan Sosial Gerakan kaum Perempuan
11 Mei 2017 12:38 WIB | dibaca 669

       

Dalam kesempatan kali ini, Pimpinan Wilayah Aisyiyah DKI Jakarta menggelar diskusi hasil disertasi bertajuk "Dinamika Organisasi Aisyiyah dalam memperjuangkan Misi Pendidikan dan Perubahan Sosial Bagi Kaum perempuan" dengan pemateri Ibu Dr. Lelly Qodariah, M. Pd.

Kegiatan ini diadakan pada hari Kamis, 11 Mei 2017 di kantor Pimpinan Wilayah Aisyiyah DKI Jakarta di Jl. Tebet Timur Dalam No. 04 Rt. 01/ 02 Tebet Jakarta Selatan.

Ibu Lelly membahas tentang beberapa masalah yang melatar belakangi di susunnya materi ini antara lain tentang kemajuan dan tuntutan serta capaian masyarakat yang terus berubah menuju perkembangan yang lebih progresif untuk menuju posisi yang lebih baik, terjadinya kesenjangan dan ketidakadilan untuk kaum perempuan dalam keterlibatan dengan pendidikan yang masih sangat terasa, selain itu, menurut ibu Lelly, perempuan masih belum diberi porsi yang optimal sesuai dengan potensi dan kemampuannya dalam membangun masyarakat, dirasa masih terjadi kesenjangan, diskriminasi serta ketidakadilan serta masih banyak perempuan yang belum memiliki akses, dan kesempatan yang baik dalam meraih pendidikan dan akses kesehatan yang memadai. Dari beberapa masalah tersebut, menggelitik Ibu Lelly untuk membahas, merangkum serta memaparkannya di hadapan ibu-ibu aisyiyah yang hadir siang ini.

Penelitian dan pembahasan ini bertujuan untuk mengetahui pergerakan organisasi aisyiyah dalam memperjuangkan hak-hak perempuan sehingga ditemukan makna yang penting dari perubahan sosial organisasi aisyiyah. Diaamping itu, pembahasan ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejarah organisasi aisyiyah sebagai salah satu organisasi perempuan Indonesia yang memiliki kepedulian terhadap bidang pendidikan sebagai jembatan kemajuan umat, serta memperoleh gambaran kekuatan organisasi aisyiyah untuk dijadikan media pembelajaran IPS di sekolah-sekolah, terutama nilai-nilai yang merujuk kepada pendidikan untuk semua umat, pendidikan yang berbasis islam, berbasis kesederajatandan pendidikan yang berbasis islam yang berorientasi pada masa depan yang berkemajuan dan berkeberadaban.

Penelitian ini secara teoritis diharapkan memberikan manfaat kontribusi terhadap pengembangan aspek-aspek substansial dalam penumbuhan kesadaran, kesetaraan dan keadilan gender bukan hanya untuk kaum perempuan semata, namun juga untuk kaum laki-laki serta dapat membangun kesadaran positif tentang kesejajaran dan kesetaraan gender.

Namun menurutIbu Kelly, penelitian ini masih perlu digali dan dikembangkan pada hal-hal yang lebih spesifik sehingga mampu menemukan semangat dan nilai-nilai yang masih belum beliau temuksn sejauh ini. Untuk itu, kepada kaum intelektual yang memiliki minat terhadap organisasi aisyiyah sangat terbuka lebar kesempatan untuk melakukan penelitian yang lebih berkualitas dan mendalam. Ujar Ibu Lelly sembari menutup kajian pembahasan pada siang hari ini. [Niken]

       

Shared Post: